Pernah dengar istilah mandi kembang dong? Istilah dari era tradisional ini memang super populer. Jangan lihat dari image mandi berendam di bak penuh bunga pada tengah malam yang terkesan mistis, karena mandi kembang ini memang bagus untuk relaksasi fisik dan spiritual.
Efek dari mandi kembang, -oke, mungkin akan terdengar agak jauh dari kesan mistis bila kita sebut, mandi bunga saja,- bisa untuk mengendurkan ketegangan pikiran dan meredam stres. Untuk terapi mandi satu ini, karena unsur utamanya adalah bunga, jadi sebaiknya untuk mendapatkan air bunga yang ‘meresap’ dan harum, ada beberapa hal yang mesti Anda perhatikan.
Bila untuk relaksasi mandi bunga ini biasanya bunga hanya direndam semalaman, maka sebaiknya siapkan air mandi bunga Anda dengan langkah-langkah di bawah.

Tingkat kemekaran
Pilih bunga yang sudah benar-benar mekar, dengan kelopak yang terbuka sempurna.
Jenis bunga
Gunakan bunga yang memiliki energi positif, seperti mawar, melati, kenanga, cempaka. Pilihan bunga lain yang juga punya energi bagus yang dapat meresap dalam air mandi adalah anggrek ungu, mawar putih, lili, keisan dan lotus.
Siapkan!
Diamkan bunga yang sudah dimasukkan dalam bak terjemur di bawah sinar matahari kira-kira 3-4 jam, sehingga bunga-bunga layu. Ini menandakan energinya telah larut dengan Usahakan baknya langsung tertimpa sinar matahari. Bila sudah, campurkan air bunga yang telah dijemur dan masih hangat tersebut ke dalam air dalam bathtub Anda.
Percaya atau tidak?
Konon, sebaiknya Anda melakukan sendiri persiapan air bunga itu tanpa bantuan orang lain, apalagi sampai disentuh orang lain. Katanya sih, jika orang lain ikut menyentuh air bunga, dikhawatirkan dapat mengurangi energi bunga karena adanya perpindahan energi.
Yang jelas, mandi bunga disini bertujuan untuk membuat tubuh dan pikiran Anda berelaksasi. Jadi nikmati energi bunga dan harum aromanya dalam bak rendam Anda, and just be relax..